Selasa, 03 September 2013

Temukan Misteri Di Balik Shalat Subuh

Shalat subuh adalah kewajiban setiap muslim yang pada saat ini seringkali diabaikan. Sayang sekali, padahal shalat subuh sungguh penuh misteri yang sangat menarik untuk kita ketahui dan diambil hikmahnya. Meninggalkan shalat subuh berarti juga melalaikan salah satu perintah wajib bagi setiap muslim yang ganjarannya adalah sebuah dosa besar.

Waktu subuh adalah waktu yang sangat singkat, diawali saat Fajar Shiddiq sampai matahari terbit. Fajar Shiddiq ialah terlihatnya cahaya putih yang melintang  mengikut garis lintang ufuk di sebelah Timur akibat pantulan sinar matahari oleh atmosfer. Menjelang pagi hari, fajar ditandai dengan adanya cahaya samar yang menjulang tinggi (vertikal) di horizon Timur yang disebut Fajar Kidzib atau Fajar Semu yang terjadi akibat pantulan cahaya matahari oleh debu partikel antar planet yang terletak antara Bumi dan Matahari.

Setelah cahaya ini terlihat beberapa menit kemudian cahaya ini hilang dan langit kembali gelap . Saat selanjutnya barulah muncul cahaya menyebar di cakrawala secara horizontal, dan inilah dinamakan Fajar Shiddiq. Berdasarkan perhitungan astronomis Subuh dimulai saat kedudukan matahari  ( s° ) sebesar 18°   sampai sebelum lingkaran atas matahari menyentuh horizon yang terlihat. Untuk wilayah Indonesia, sesuai dengan ketentuan Kementrian Agama menganut kriteria sudut  s=20° dengan dasar kepekaan mata manusia lebih tinggi saat pagi hari karena perubahan terjadi dari gelap ke terang.

Keutamaan Shalat Subuh
Shalat subuh mempunyai keutamaan yang luar biasa. Oleh karena itu, sungguh sangat naif bila kita ketinggalan dalam melaksanakan kewajiban ini. Di antara beberapa keutamaan yang sudah masyhur dikenal orang adalah :

Shalat subuh secara berjamaah memperoleh pahala bagaikan shalat satu malam penuh.
”Barang siapa yang melaksanakan shalat isya’ secara berjamaah maka ia seperti shalat malam separuh malam. Dan barang siapa melaksanakan shalat subuh secara berjamaah maka ia seperti shalat malam satu malam penuh.” (HR.Muslim)

Penjagaan terhadap api neraka.
“Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.” (HR.Muslim).

Dilindungi oleh Allah.
“Barangsiapa melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, maka ia berada dalam perlindungan Allah.” (HR. Ibnu Majah).

Disaksikan oleh para malaikat.
Dan dirikanlah shalat Subuh, Sesungguhnya shalat Subuh Itu disaksikan (oleh malaikat). (Qs. Al-Isra’: 78).


Ancaman Meninggalkan Shalat Subuh.
Selain banyak keutamaan yang dimiliki, shalat subuh juga mengancam bagi mereka yang meninggalkannya tanpa udzur yang benar.

Dikategorikan sebagai orang munafik
“Sholat terberat bagi orang munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh. Kalau mereka tahu pahala yang disiapkan pada sholat itu, maka mereka akan mendatanginya, meskipun dengan merangkak. Sungguh, aku benar-benar hendak memerintahkan seseorang untuk mengimami manusia, kemudian aku pergi bersama beberapa orang yang membawa seikat kayu bakar kepada suatu kaum yang tidak hadir sholat berjamaah, lalu aku membakar rumah-rumah mereka.” (HR.Bukhari-Muslim)



Memperoleh siksaan berat di akhirat kelak.
“Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Riwayat Tabrani).


Tergolong orang kafir
"Barangsiapa meninggalkan shalat dengan sengaja maka dia kafir terang-terangan." (HR. Ahmad)

Selain ancaman-ancaman di atas, banyak juga kerugian yang bisa ditimbulkan karena lalai mengerjakan shalat subuh misalnya terlambat melakukan aktivitas di pagi hari dan sakit kepala saat bangun terlambat. Jadi jangan sampai anda tergolong orang yang lalai mengerjakan shalat subuh.

2 komentar:

  1. Betul sekali kl kita tidak disiplin mau bangun jam empat pagi,jadi berantakan semua kegiatan yg sudahb harus dimulai jam empat itu. Dari bangun terus mandi, liwet nasi, sholat subuh, masak, menyiapkan mandi anak , nyiapkan sarapan pagi jam enam, JADI BERANTAKAN DAN KETETERAN GUGUP DAN KURANG WAKTUNYA. Kuncinya bangun saja walaupun mumet dan berat kepalanya, dan mulai aktifitasnya nanti setelah sepuluh menit dibawa aktifitas darah jadi lancar dan tidak berat dan ngantuk lagi. Itu pengalamanku. TERIMAKASIH.

    BalasHapus
  2. Betul sekali kl kita tidak disiplin mau bangun jam empat pagi,jadi berantakan semua kegiatan yg sudahb harus dimulai jam empat itu. Dari bangun terus mandi, liwet nasi, sholat subuh, masak, menyiapkan mandi anak , nyiapkan sarapan pagi jam enam, JADI BERANTAKAN DAN KETETERAN GUGUP DAN KURANG WAKTUNYA. Kuncinya bangun saja walaupun mumet dan berat kepalanya, dan mulai aktifitasnya nanti setelah sepuluh menit dibawa aktifitas darah jadi lancar dan tidak berat dan ngantuk lagi. Itu pengalamanku. TERIMAKASIH.

    BalasHapus

Tulis komentar dan tanggapan anda, akan saya tanggapi setelah saya membacanya.

Cari di Google