Senin, 07 Juli 2014

Mengenal TV One

TV One merupakan sebuah stasiun televisi swasta Indonesia.TV One pertama kali didirikan pada tangga 30 juli 2012 bernama Lativi. Pendirinya bernama Abdul Latief yang secara resmi dimiliki oleh Pasaraya Group.


Pada  masa awalnya Lativi adalah stasiun TV yang menggaet banyak penonton lewat acara-acara yang diluar biasanya. Acara TV Lativi didominasi oleh klenik, berita kriminalitas, hiburan, dan erotisme yang notabene kurang sesuai dengan budaya timur.

Tahun 2006, sebagian saham Lativi dimiliki Group Bakrie yang juga memiliki stasiun TV anteve. Dua tahun kemudian kamis, 14 Februari 2008 pukul 19:30 WIB, Lativi secara resmi berubah menjadi tvOne.

Pemilihan nama TvOne dan pengumumannya disampaikan direktur utama dari tvOne, Erick Thohir pada jumpa pers Rabu, 13 Februari 2008. Perubahan nama ini adalah upaya strategi manajemen untuk memberikan sesuatu yang berbeda di industri pertelevisian Indonesia.

Peresmian tvOne dilaksanakan di Plenary Hall, Gedungan Jakarta Convention Center, dan ditayangkan secara langsung di tvOne mulai pukul 19:30 WIB. Peresmian tvOne juga dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam kesehariannya, tvOne merupakan salah satu stasiun TV yang didominasi dengan tayangan berita. Kadang juga menampilkan pertandingan tinju. Pada tahun 2014, tvOne bersama saudaranya anteve turut serta menyiarkan piala dunia live lansung dari Brazil.



Pilpres 2014
TvOne ambil bagian dalam kampanye presiden tahun 2014 dimana sebagian besar berita yang disajikan selama masa kampanye adalah berita yang mengandung unsur kampanye dan sosialisasi satu pasangan capres.

Selain itu, tvOne juga aktif menggali potensi negatif dari satu pasangan capres yang menjadi rival mereka. Bahkan pemberitaan ini tergolong pemberitaan yang masif seperti yang dinilai oleh Remotivi 

Hasil penelitian Remotivi, stasiun televisi TV One lebih banyak memberitakan calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebaliknya, capres Prabowo Subianto diangkat secara positif. "TV One membingkai kinerja Jokowi secara negatif, melalui penekanan kasus-kasus," kata Koordinator Divisi Penelitian Remotivi, Muhamad Heycahel, di Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).Kompas.


Portal Berita tvOne
Saat ini selain menonton berita dari tvOne, kita juga bisa menikmati berita-berita tvOne melalui portal online http://www.tvonenews.tv/. Untuk anda yang punya akses internet bagus, bisa menonton live streaming tvOne melalui http://www.tvonenews.tv/streaming



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar dan tanggapan anda, akan saya tanggapi setelah saya membacanya.

Cari di Google