Rabu, 17 September 2014

Makna Idul Adha

Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan menyambut salah satu hari raya agama Islam. Hari raya idul adha عيد الأضحى atau dikenal juga dengan hari raya ibadah haji dan qurban.

Pada hari Idul Adha diperingati peristiwa qurban. Peristiwa yang masyhur tentang Nabi Ibrahim a.s., yang bersedia untuk menyembelih putranya Ismail untuk Allah. Selain itu, Nabi Islmail pun rela dengan penuh kesabaran menjadi korban demi melaksanakan perintah Allah. Pada akhirnya, Allah ridha pada anak bapak ini dan menggantikan Ismail dengan seekor hewan sembelihan besar.

Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).

Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim,

Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
 

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,(yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim”.

Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.


 (Kisah Kurban dalam Al quran)



Ibadah pada Hari Raya Idul Adha

Pada hari Idul Adha umat Islam berkumpul di tanah lapang pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama, seperti ketika merayakan Idul Fitri.

Usai melaksanakan shalat, umat Islam kemudian melakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini berkisar 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Pada hari ini dan hari-hari tasyrik diharamkan berpuasa bagi umat muslim.

Hari Idul Adha adalah klimaks ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Seringkali Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.


Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha

Pada hari raya, setiap muslim meberikan ucapan selamat kepada muslim lainnya. Ucapan selamat bisa bervariasi dan bebas selama mengandung dan mendoakan kebaikan.



Pada umumnya kaum muslimin biasanya mengucapkan Taqobbalallahu minna wa minkum (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian) pada muslim lainnya.

Menjelang Idul Adha
Bagi yang melaksanakan haji, seluruh prosesi ibadah haji akan berpuncak pada perayaan idul adha.

Bagi muslim yang tidak sedang berhaji, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya :

Berkurban
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata : Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. : “ Siapa yg memiliki kelapangan tapi ia tidak menyembelih kurban maka jangan sekali-kali ia mendekati masjid dan mushalla kami” (Riwayat Ahmad Ibnu Majah Ad-Daruquthni Al-Hakim dan dan sanadnya Hasan).


Berpuasa
Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam pernah ditanya tentang puasa pada hari ‘Arafah, beliau bersabda: “Ia (Puasa ‘Arafah itu) menggugurkan dosa-dosa satu tahun sebelumnya dan setelahnya.” (HR. Muslim 1162).

Hari arafah jatuh pada tanggal 9 zhulhijjah atau sehari sebelum perayaan Idul Adha. 



Amalan Sunnah pada Hari Raya Idul Adha

  1. Mandi Dahulu Sebelum Shalat ‘Ied
  2. Disunnahkan Memakai Minyak Wangi (bagi laki-laki) dan Bersiwak (gosok gigi)
  3. Mengenakan Pakaian yang Paling Bagus
  4. Disunnahkan Makan setelah Selesai Shalat ‘Iedul Adha.
  5. Berjalan kaki dengan tenang dan khusyu’ menuju tempat shalat.
  6. Disunnahkan Shalat ‘Ied di Tanah lapang
  7. Dianjurkan agar berbeda jalan ketika berangkat dan pulang shalat
  8. Bertakbir Ketika Berangkat Dengan Lantang
  9. Tidak Melakukan Shalat Sunnat Sebelum Shalat ‘Ied.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar dan tanggapan anda, akan saya tanggapi setelah saya membacanya.

Cari di Google