Minggu, 10 Mei 2015

Mengenal Negara Kerajaan yang Masih Ada Sekarang

Kerajaan atau biasa disebut monarki adalah sistem pemerintahan yang telah lama ada di dunia. Puncak kekuasaan dalam suatu kerajaan seringkali  berlangsung sepanjang hidup sang raja, ratu, sultan, atau kaisar. Selanjutnya, dia akan digantikan pewarisnya yang biasanya adalah anaknya sendiri atau keluarga kerajaan yang ditunjuk.

Seringkali cerita keluarga kerajaan cenderung menarik perhatian masyarakat. Kisahnya berkisar perpolitikan perebutan kekuasaan, kisah cinta para anak raja dan bangsawan, hingga hidup dan matinya para anggota kerajaan.

Sumber : Image

Saat ini tidak banyak negara yang masih menggunakan sistem kerajaan. Berikut ini 5 contoh  dari banyak negara kerajaan di dunia yang masih ada sekarang.

Inggris
Kerajaan Inggris (setelah tahun 1284 juga termasuk Wales) adalah sebuah negara berdaulat sampai tanggal 1 Mei 1707. Kemudian Undang-Undang Kesatuan yang menyatakan bahwa Kerajaan Inggris dan Kerajaan Skotlandia disatukan secara politik untuk membentuk Kerajaan Britania Raya disahkan pada tahun 1707.

Pada tahun 1801, Britania Raya bersatu dengan Kerajaan Irlandia dengan disahkannya Undang-Undang Kesatuan 1800 dan kemudian namanya berganti menjadi Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia. Pada tahun 1922, Negara Bebas Irlandia berdiri sebagai suatu domini yang terpisah, namun enam county di Irlandia Utara tetap memilih untuk menjadi bagian dari Britania Raya, yang kemudian namanya diubah lagi menjadi Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara, yaitu konteks negara Britania Raya yang dikenal hingga sekarang ini. (Sumber : Wikipedia)

Arab Saudi
Terletak di Jazirah Arab, sebagian besar dari daerahnya berupa gurun pasir. Dengan luas wilayah 2.150.000 kilometer persegi (km2), Arab Saudi pun menjadi negara terbesar di Asia Timur Tengah. Arab Saudi menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya agama Islam karena merupakan tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nama kerajaan Arab Saudi berasal dari nama pendirinya, Abdul Aziz bin Abdurrahman al Sa'ud. Dia memproklamasikan lahirnya Kerajaan Arab Saudi pada 23 September 1932. Ketika itu, Abdul Aziz menyatukan wilayah Riyadh, Najd, Ha-a, Asir, dan Hijaz. Hingga kini telah tujuh raja memimpin Arab Saudi. Setelah Raja Abdullah bin Abdulaziz meninggal pada 23 Januari 2015, dia digantikan oleh adiknya, Raja Salman bin Abdulaziz al Saud. (Sumber : Okezone)

Belanda
Belanda (bahasa Belanda: Koninkrijk der Nederlanden, secara harfiah berarti “Kerajaan Tanah-Tanah Rendah”) adalah sebuah negara di Eropa bagian barat laut. Belanda merupakan salah satu negara yang terpadat di dunia. Belanda juga terkenal dengan dijk (tanggul), kincir angin, terompa kayu, tulip dan sifat terbuka masyarakatnya. Sifat liberalnya menjadi sebutan masyarakat internasional.

Belanda juga menjadi tempat kedudukan Mahkamah Internasional. Amsterdam merupakan ibu kota Belanda dan Den Haag pusat administrasi dan kediaman Ratu Belanda (Sumber : Apasih)

Thailand
Kerajaan Thai (nama resmi bahasa Thai: ราชอาณาจักรไทย Ratcha Anachak Thai; atau Prathēt Thai), yang lebih sering disebut Thailand dalam bahasa Inggris, atau dalam bahasa aslinya Mueang Thai (dibaca: "meng-thai", sama dengan versi Inggrisnya, berarti "Negeri Thai"), adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang berbatasan dengan Laos dan Kamboja di timur, Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dan Myanmar dan Laut Andaman di barat. Kerajaan Thai dahulu dikenal sebagai Siam sampai tanggal 11 Mei 1949. Kata "Thai" (ไทย) berarti "kebebasan" dalam bahasa Thai, namun juga dapat merujuk kepada suku Thai, sehingga menyebabkan nama Siam masih digunakan di kalangan warga negara Thai terutama kaum minoritas Tionghoa. (Sumber : Wikipedia).

Swedia
Kerajaan Swedia sudah berumur hampir satu milenium. Kerajaan ini adalah salah satu negara Nordik di Skandinavia, Eropa, dengan ibu kota Stockholm dan memiliki luas 449.964 km2. Menurut sejarah, Swedia menjadi salah satu negara miskin di Eropa pada abad 19 silam karena masyarakatnya yang gemar mengkonsumsi alkohol.

Sekarang ini Pemimpin Swedia adalah Raja Carl XVI Gustaf yang lahir pada 30 April 1946 di Solna. Bidang perpajakannya diatur oleh parlemeb atau disebut yang merupakan empat majelis dengan perwakilan dari masyarakat awam, bangsawan, klerik, dan townsmen. Swedia menjadi monarki konstitusional dengan sebuah parlemen bikameral pada tahun 1866.

***

Selain negara monarki seperti dipaparkan di atas, sekranga ini di Indonesia terdapat daerah Yogyakarta dengan kekhususannya mendapat keistimewaan sebagai daerah yang pemimpin dan budayanya masih menggunakan sistem kerajaan.

Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII mengirim kawat kepada Presiden RI saat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, isinya menyatakan bahwa Daerah Kesultanan Yogyakarta dan Daerah Paku Alaman menjadi bagian tidak terpisahkan dari wilayah Negara Republik Indonesia, serta kedua daerah tersebut bergabung menjadi satu, mewujudkan sebuah Daerah Istimewa Yogyakarta yang bersifat kerajaan.

Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII kemudian diangkat sebagai Kepala Daerah Istimewa dan Wakil Kepala Daerah Istimewa dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Kemudian tahun 1950 dengan resmi Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat ini, bersama Kadipaten Pakualaman menjadi Daerah Istimewa Yogyakarta, sebuah daerah berotonomi khusus setingkat propinsi sebagai bagian Negara Kesatuan Indonesia.

Semenjak saat itu status Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai sebuah negara berdaulat berakhir dan menjelma menjadi pemerintahan daerah berotonomi khusus.


1 komentar:

Tulis komentar dan tanggapan anda, akan saya tanggapi setelah saya membacanya.

Cari di Google