Selasa, 04 Oktober 2016

Kenapa dengan Gojek Indonesia?

Lalu lintas di Jalan Kemang Selatan, Kemang, Jakarta Selatan macet oleh aksi demonstrasi ribuan driver gojek. Massa berdemo terkonsentrasi di depan kantor PT Gojek Indonesia.

Senin, 3 Oktober 2016 sekitar pukul 12.00 WIB, ribuan pendemo sudah berkerumun di Jalan Kemang Selatan, di depan kantor PT Gojek Indonesia. Massa yang menutupi tubuhnya dengan jaket dan helm hijau ini membawa poster-poster dan bendera merah putih.

Demonstrasi massa dilakukan dengan  meneriakkan yel-yel. Mereka yang membawa poster, menunjuk ke poster yang dibawa yang bertuliskan 'Kami driver bukan sapi perah, 'hapus sistem performa', 'bangkit melawan' dan beragam tulisan lain.

Tuntutan

Kebijkan yang baru dibuat  PT Gojek Indonesia dinilai merugikan para driver gojek. Beban yang ditanggung oleh driver bertambah, pulsa, bensin, dan biaya maintenance kendaraan. Aturan baru ini juga mengganjal peluang para driver untuk mendapatkan reward tambahan. Dimana penerimaan order setiap driver harus mencapai performa 70 persen untuk mendapatkan reward harian.

Di samping itu dengan kebijakan baru ini, para driver gojek tidak bisa menolak order penumpang yang diarahkan oleh tim manajemen Gojek. Driver gojek hanya mempunyai waktu selama 10 detik untuk mengambil keputusan menerima atau menolak order itu. 

Apabila tidak diambil atau gagal terambil, order itu akan mengurangi penilaian performa seorang driver gojek. Sistem ini tetap berlaku kendati driver gojek sedang dalam kondisi lelah. Bagi para driver gojek, sistem order untuk satu orang driver satu order ini mereka sebut "sistem "tembak". 

Setiap order dari penumpang yang masuk ke perusahaan kemudian diteruskan ke pengemudi. Jika dalam batas maksimal 10 detik panggilan pesanan tidak ditanggapi driver gojek, maka otomatis ada performa minus bagi driver gojek. 

Driver gojek bisa saja tidak memperoleh nilai kinerja harian yang ditentukan perusahaan yaitu sebesar 70 persen. Artinya driver gojek  hanya memperoleh uang sewa yang hanya diberikan penumpang dan tidak ada reward harian.

Manajemen Gojek

Tanggapan pihak manajemen gojek terhadap tuntutan driver gojek setelah pertemuan dengan pihak pemediasi.

Tuntutan pertama : Hapus sistem performa.
Aturannya: 
Bila performa baik, lebih dari 50%, maka akan berhak dapat bonus.

Alasan adanya aturan ini
Agar memberi semangat pada mitra driver untuk menyelesaikan order customer. Sebelum ada aturan ini banyak keluhan terkait order yang tidak terselesaikan

Tuntutan kedua : Hilangkan sistem suspend
Aturannya: 
Suspend diberlakukan terhadap driver yang melakukan fraud(penipuan) berdasarkan data teknis yang kuat. Termasuk membuat order palsu atau yang melakukan tindakan mengganggu kenyamanan pelanggan/driver lain

Alasan adanya aturan ini:
Untuk menjaga keselamatan & ketertiban publik

Tuntutan ketiga : Berikan asuransi kepada driver gojek
Aturan : 
Semua driver dan customer saat menggunakan Gojek diasuransikan bila terdapat hal hal tidak diinginkan.

Alasan adanya aturan ini:
Aturan ini sudah ada dan seluruh driver yang mengalami hal-hal tidak diinginkan sudah menerima santunan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar dan tanggapan anda, akan saya tanggapi setelah saya membacanya.

Cari di Google